Topeng

Hei kamu

iya

k   a   m   u

----

Ajaib bagaimana waktu ikut campur dalam cerita ini

Sekarang, kita tidak ada bedanya

----

K   i   t   a

hanya bertukar peran..

----

J   a   d   i,
kapan kamu mau kasih tau dunia
tentang peran jahatmu

setelah mereka sudah lama tahu
tentangku?


posted under | 0 Comments

Einstein Pun Bisa Salah

Einstein terbukti salah

ada yang melesat lebih cepat dari cahaya

r  i  n  d  u


-Depok, Okt 252012, 8:14 malam-

posted under | 0 Comments

Every of Us, Is A Game Player

Life
is like a computer simulator

You
can delete it
or
be deleted

easily

----

Kenyataan yang menampar, kan?

-Depok, Dec 252012, 04:34 pagi-

posted under | 0 Comments

Yes, I Am Blessed

In every loss
there's always a soul to fulfill

In every lost,
there's always an exit door to be found

In a wide ocean
there's always a land to end the journey
to settle your life
to comfort your heart
to ease your pain

It is You
Alhamdulillah, I am always blessed

Yes, I am..

posted under | 0 Comments

A Story About Bla Bla Bla

Bagaimana sahabat bisa membuat kita menjadi seseorang yg jauh lebih baik? 

Hari Minggu (24/12) lalu saya mampir di tukang kacamata dekat kampus, rencananya mau ganti model karena bosen dengan frame cokelat tebal yang biasa saya pakai.. 

Saya banyak bercanda dengan sahabat saya, menertawakan hal-hal sederhana sekalipun.. 
Si Mas Tukang Kacamata sampai beberapa kali tertawa geli mendengar kami, dan menyeletuk "wah, saya semakin yakin nih, kalau orang Indonesia banyak yang berbakat menjadi pelawak" 

mendengar itu, saya sempat terdiam beberapa detik, berpikir dalam hati "iya juga ya, belakangan aku sering banget ketawa".. 
Rasanya, sudah lama sekali.. 
Saya memang hanya bisa tertawa lepas dengan orang-orang yg memang sangat dekat dengan saya, atau yang saya merasa nyaman berada di antara mereka.. 
Selebihnya, saya dikenal sebagai si super serius yg tegas kaku bin jutek.. 

Saya pandang kembali sahabat saya yang masih tertawa-tawa mematut-matut diri di depan cermin dengan aneka gaya frame yang dia coba, dan tetiba saya merasa sangat bersyukur.. 
Alhamdulillah.. 

Sahabat, benar-benar membuat hari kita berbeda. 
Mereka selalu tahu bagaimana cara menertawakan dunia, dan menertawakan diri sendiri.. 
Saya, sangat bersyukur.. 

You, thank you to find me ^^ 

-depok, Dec 252012, 8.40 pagi- 

posted under | 0 Comments

Jangan Seratus Persen

Di suatu pagi, seorang sahabat mengirimi saya sebuah gambar via whatsapp. 
Gambar seorang lelaki mencabut sepotong hati dari dadanya, dan mengulurkan hati yg berlumuran darah itu ke perempuan manis yg berdiri di depannya.. 

Demikian percakapan selanjutnya antara H [Hari] dan S [saya] : 

S : gambar bodoh 

H : itu romantis. Kenapa selalu sinis dengan romantisme? 

S : seseorang yg memberikan hatinya ke pasangannya, berpotensi utk menyakiti pasangannya dengan tak berperasaan di kemudian   hari. Karena ia sudah tak berhati lagi. 

H : hahaha. Analisismu selalu tajam, selalu kritis. Bahkan, gambarpun kamu ceramahin, hahaha 

S : lho, aku ngomong apa adanya, kok, sesuai apa yg aku liat. 

H : bukan berdasar apa yg kamu rasakan? Come on Shal, kekecewaan yg terlalu dalam pada seseorang jangan lantas merubahmu menjadi orang kritis yg selalu sinis dgn romantisme. 
Wake up. 

S : hoaahm, masih terlalu pagi buat bangun. Ini hari Sabtu 
#tarik selimut# 

H : hahaha.. Wake up, bikin teh anget, buka jendela. Tapi jangan ngomel ketika lihat hal-hal yg menurutmu ga pada tempatnya. Jangan ngomel sekalipun ada orang nyanyi dgn suara sumbang, jalan pake tangan ato dorong gerobak pake pantat. Terima saja, nikmati saja sambil nyeruput teh.. 

S : hal ga bener dan ga pada tempatnya, gimana aku bisa bilang bener dan adil? Membohongi akal, namanya. Berpura2 semua sudah pada tempatnya, padahal enggak. Sambil nyeruput teh, lagi.. Jadi anggota dewan aja sekalian kalo gitu.. 

H : hahahahaha 

------ 

Tulisan ini mungkin tidak seberapa penting, hanya semacam kilasan ingatan tentang sesuatu. 
Ya, begitulah.. 

-Depok, 25 November 2012, 8.30 pagi- 

posted under | 0 Comments

DEKONSTRUKSI

Maafkan aku, Sapardi..

Aku
ingin mencintainya seperti api
yang tak pernah kuasa menjadikan kayu
sebagai abu

Caraku, dan bukan caramu..

- Senayan, Nov 1 2012, 10:40 pagi -


posted under | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Total Tayangan Halaman

Search

Recent Posts

Recent comments

Blogroll

Blogger templates

Blogger news

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

About Me

Foto Saya
Nephthys Re
Menulis, adalah melepaskan sinap - sinaps syaraf kerinduan yang bermuara pada pikiran..
Lihat profil lengkapku

Followers


Recent Comments